SDN 1 Silea Gelar Hari Belajar Guru Bahas Visi Misi
Begitu bel pulang berbunyi dan halaman sekolah mulai sepi dari langkah kaki siswa, ruang guru SD Negeri 1 Silea justru baru mulai ramai. Para guru bersama kepala sekolah duduk melingkar, membuka forum Hari Belajar Guru dengan tema "Pembahasan Visi Misi Sekolah dan Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah" pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Kegiatan ini digelar setelah jam belajar mengajar usai, sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran di kelas. Seluruh dewan guru duduk bersama membahas dua agenda utama: mengkaji ulang visi dan misi sekolah, serta menyusun mekanisme pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah sesuai ketentuan yang berlaku.
Forum semacam ini bukan sekadar rapat rutin. Di dalamnya, guru-guru menelaah kembali apakah visi dan misi yang selama ini tertempel di dinding sekolah masih relevan dengan kondisi peserta didik saat ini, atau justru perlu penyesuaian agar benar-benar menjadi arah yang dipegang bersama, bukan sekadar tulisan formalitas.
Pembahasan pengelolaan kinerja menjadi bagian yang tidak kalah serius. Guru dan kepala sekolah bersama-sama meninjau bagaimana kinerja mereka dinilai, dipantau, dan ditingkatkan dari waktu ke waktu, mengacu pada aturan yang berlaku bagi tenaga pendidik dan kepala satuan pendidikan.
Yang menarik dari kegiatan ini adalah waktunya. Bukan di jam kerja biasa, bukan pula di hari libur yang mengorbankan waktu istirahat guru secara total. Sekolah memilih memanfaatkan siang hari, setelah anak-anak pulang, sebagai ruang belajar bagi para pendidiknya sendiri.
Pilihan ini mencerminkan cara pandang yang mulai bergeser di SDN 1 Silea. Guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga terus belajar — mengevaluasi diri, meninjau ulang arah sekolah, dan memastikan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar berpijak pada kebutuhan peserta didik, bukan sekadar mengikuti kebiasaan lama.
Forum seperti ini juga membuka ruang bagi guru untuk saling bicara dari hati ke hati soal tantangan yang mereka hadapi di kelas. Sebab visi dan misi sekolah yang bagus di atas kertas tidak akan berarti banyak jika guru-guru yang menjalankannya tidak diberi ruang untuk turut merumuskannya.
Kepala sekolah Ibu Hj. Indrawati Burhan, S.Pd memimpin langsung jalannya diskusi, memastikan setiap guru punya kesempatan menyampaikan pandangan sebelum forum mengerucut pada kesepakatan bersama.
Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun program kerja sekolah ke depan, termasuk penyesuaian target pembelajaran dan indikator kinerja yang lebih jelas bagi guru maupun kepala sekolah. Sekolah berencana menindaklanjuti forum ini dengan pertemuan lanjutan untuk merumuskan poin-poin visi dan misi yang telah disepakati menjadi dokumen resmi.
Bagi orang tua siswa, kegiatan semacam ini mungkin tidak terlihat langsung dampaknya di hari yang sama. Tapi arah yang dibicarakan siang itu di ruang guru — soal visi sekolah, soal bagaimana kinerja guru dipantau dan ditingkatkan — pada akhirnya akan sampai juga ke ruang kelas, lewat cara guru mengajar dan cara sekolah mengelola proses belajar anak-anak mereka.
SDN 1 Silea menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan Hari Belajar Guru sebagai agenda berkelanjutan, bukan kegiatan sekali jalan sehingga dapat meningkatkan kompetensi profesional guru yang pada akhirnya bermuara pada kualitas pembelajaran peserta didik.